www.ika-riris.info

Newsflash

'Dialah yang menciptakanmu dari tanah, kemudian dari setetes mani, lalu dari segumpal darah, kemudian kamu dilahirkan sebagai seorang anak, kemudian dibiarkan kamu sampai dewasa, lalu menjadi tua. Tetapi di antara kamu ada yang dimatikan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) agar kamu sampai kepada waktu yang ditentukan, agar kamu mengerti.' QS 40:67

'Dialah yang menghidupkan dan mematikan. Maka apabila Dia hendak menetapkan sesuatu urusan, Dia hanya berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka jadilah sesuatu itu.' QS 40:68

 

bakso

E-mail Print PDF

Siapa ga kenal bakso? Kenyal dan sangat nikmat disantap kala hujan.Tapi tetap tidak mengurangi nikmat saat disantap di udara panas. Dan yang menarik, sangat mudah menemukan penjual bakso di seluruh Indonesia. Biasanya bako-bakso dijual dengan trade mark, bakso solo atau bakso malang.

Membuatnya pun tidak susah lho, mau tahu??? sumber : http://resepncc3.blogspot.com/2006/01/membuat-baso.html

BAHAN UTAMA

Daging sapi. Pilih daging sapi yang masih segar, bahkan yang masih berdarah. Daging sapi yang bebas urat dan sedikit lemak seperti daging lemusir dan gandik akan menghasilkan bakso yang terbaik mutunya. Bisa juga dipakai daging penutup, paha depan, atau daging iga. Untuk bakso urat, pilih daging sengkel. Makin segar makin baik, karena daging sapi yang segar akan menghasilkan bakso yang kualitasnya terjamin

Ikan. Pilih jenis ikan yang berdaging putih seperti tenggiri, kakap, kerapu, belida, atau ikan gabus. Selain hasilnya tampak bersih (tidak gelap), tekstur baksonya pun lebih kenyal. Sebab ikan berdaging putih umumnya memiliki kandungan protein aktin dan myosin cukup tinggi yang membuat daging ikan lebih padat, kompak dan mudah dibentuk (tidak buyar). Bakso ikan yang bermutu baik berwarna putih, mengkilap dengan tekstur kenyal, halus dan tidak berserat

Udang. Pilih udang yang segar, buang sungutnya yang panjang, kepala dan kulitnya, Remas-remas udang secara hati-hati dengan garam, lalu cuci bersih, baru cincang halus

Ayam. Daging ayam tidak sekenyal daging sapi, tetapi kini banyak yang memanfaatkannya untuk bakso. Yang digunakan adalah daging ayam tanpa tulang. Pilih ayam yang sehat, segar dan tidak terlalu tua

TEKNIK MEMBUAT BAKSO

  • Membuat adonan.

Untuk membuat adonan bakso, potong-potong kecil daging, kemudian cincang halus dengan menggunakan pisau tajam atau food processor atau blender. Setelah itu, haluskan daging, uleni dengan es batu atau air es (10-15% berat daging) dan garam (dan bumbu lain) sampai menjadi adonan yang kalis dan plastis sehingga mudah dibentuk. Sedikit-sedikit tambahkan
tepung kanji agar adonan lebih mengikat. Penambahan tepung kanji cukup 15-20% dari berat daging, agar cita rasa daging tetap menonjol. Anda bias berkreasi dengan mencampur atau menambahkan bahan lain ke dalam adonan bakso untuk mendapatkan tekstur atau cita rasa yang lain. Misalnya, campur daging ayam dengan udang atau jamur cincang. Bahan lain yang bias dipadu dengan daging, antara lain putih telur, tepung panir, biscuit keju atau biscuit asin lainnya, soun, tahu, daun bawang, bawang Bombay, dll. Agar cita rasa bahan utama tetap menonjol, tambahkan bahan lain sedikit saja.

  • Membentuk adonan

Setelah mendapatkan adonan yang dikehendaki, Anda bisa langsung membentuk bakso dengan menggunakan 2 sendok. Ambil adonan dengan sendok, lalu bentuk bulat dengan bantuan sendok satu lagi. Bagi mereka yang mahir bisa menggunakan tangan. Ambil segenggam adonan, remas dan tekan kearah ibu jari. Adonan yang keluar dari antara ibu jari dan telunjuk akan
membentuk bulatan. Agar adonan tidak lengket, oleskan sedikit minyak goreng pada telapak tangan Anda. Adonan yang sudah dibentuk sebaiknya langsung direbus atau masukkan ke dalam air mendidih hingga matang. Tandanya : bola-bola bakso akan mengapung di permukaan air. Perebusan bakso biasanya berlangsung 10-15 menit. Setelah diangkat, tiriskan, dinginkan pada suhu ruang

  • MENYIMPAN BAKSO

Walaupun tanpa pengawet, bakso dapat bertahan kurang lebih 1 bulan. Bila ingin menyimpan bakso, perhatikan beberapa hal berikut : Jika disimpan dalam lemari es (chiller), sebaiknya taruh bakso dalam wadah tertutup atau kantong plastik. Bakso tahan disimpan 5 hari. Jika disimpan dalam freezer, taruh dalam kotak plastik atau kantong plastik tebal dan tutup rapat. Lebih baik lagi jika bakso ditaruh dalam wadah kedap udara, tahan disimpan selama 1 bulan atau lebih. Sebelum diolah menjadi hidangan, cuci lebih dulu bakso dalam air hangat.

RESEP DASAR BAKSO SAPI
Bahan : 300 gr daging sapi segar, ½ sdt garam, 2 siung bawang putih, cincang halus, ½ sdt merica bubuk, 1-2 sdm tepung kanji, 1 putih telur

  1. Cincang atau giling daging sampai halus, campur bersama garam, aduk
  2. Uleni sampai adonan lembut dan bisa dipulung (kurleb 30 menit). Lalu masukkan bawang putih dan merica
  3. Setelah adonan rata, masukkan tepung dan putih telur, aduk sampai tercampur
  4. Bentuk adonan menjadi bulatan menggunakan 2 sendok. Rebus dalam air mendidih hingga bakso mengapung, angkat, tiriskan

RESEP DASAR BAKSO URAT
Bahan : 300 gr daging sengkel, 1 siung bawang putih, cincang halus, 1 sdt garam, ¼ sdt merica bubuk, 2 sdm tepung kanji, 2 putih telur

  1. Haluskan sengkel dengan cara dicincang halus atau digiling
  2. Tambahkan bawang putih, garam dan merica. Aduk rata, masukkan tepung kanji, aduk rata, uleni sambil masukkan putih telur hingga adonan kalis (kurleb 30 menit)
  3. Bentuk adonan menggunakan 2 sendok menjadi bola-bola bakso. Rebus dalam air mendidih hingga bola-bola bakso mengapung, angkat, tiriskan


RESEP DASAR BAKSO IKAN
Bahan : 300 gr daging ikan tenggiri (fillet); 1 siung bawang putih, potong tipis, goreng garing, remas; ½ sdt garam; ¼ sdt merica bubuk; 4 sdm tepung kanji

  1. Cincang atau blender daging ikan
  2. Tambahkan bawang putih, garam dan merica, remas-remas sampai tercampur rata. Masukkan tepung kanji, aduk atau uleni sampai tercampur rata
  3. Bentuk adonan menjadi bulatan dengan menggunakan 2 sendok. Rebus dalam air mendidih sampai bakso mengapung, angkat, tiriskan

RESEP DASAR BAKSO UDANG
Bahan : 300 gr udang kupas; 1 siung bawang putih, potong tipis, goreng kering, remas; ½ sdt garam; ¼ sdt merica bubuk; 1 sdm tepung kanji

  1. Haluskan udang dengan cara diulek/dicincang halus/dipukul-pukul dengan pemukul daging
  2. Uleni dan banting-banting hingga menjadi adonan yang bisa dipulung. Tambahkan bawang putih, garam, merica dan tepung kaji, remas-remas hingga rata
  3. Bentuk adonan menjadi bulatan dengan 2 sendok. Rebus dalam air mendidih sampai bakso mengapung, angkat, tiriskan

Lanjuuuuuuuuuuut, bicara tentang investasi, berarti kita bicara tentang keuntungan dan resiko bisnisnya. Lalu apa saja resiko bisnis ini ?

Ga mau ribet? Berikut ini contoh waralaba bakso di Indonesia : Bakso Kota Cak Man, Bakso Malang Kota Cak Eko, Bakso Tulang Muda, My Bakso. Tentunya anda masih bisamencari llagi, karena banyak sekali yang menjual waralaba bakso.

Berikut ini tips memilih waralaba yang baik :

  • Pilihlah merk yang memang anda suka produk baksonya. Jadi saat anda datang ke salahsatu depotnya, tempat tersebut memang ramai dan anda doyan baksonya
  • Lebih baik kalau anda memilih waralaba yg sudah eksis minimal 5 tahun. Karena 5 tahun pertama adalah saat-saat susah berbisnis, jadi kalau bisnisnya bisa bertahan di tahun kelima atau lebih, berarti manajemennya bagus
  • Untuk mendapatkan opini berimbang, ada baiknya anda datang dan temui pembeli warabala bakso yang ingin anda beli. Fokus di BEP, support manajemen, dan suka duka berjualan bakso