Gajahmada

Print

Damai yang senantiasa menyelimuti tiba-tiba koyak. Lelap pelukan mimpi tidak mungkin dituntaskan karena genderang perang membangunkan isi kehidupan Majapahit. Pada sebuah fajar yang masih beku, para Rakrian Dharmaputra Winehsuka menebar tembang duka. Ra Kuti menaburkan aroma pembantaian, pemerkosaan, dan penjarahan. Kemegahan bumi Wilwatikta seketika prak poranda. Akan tetapi, tetes darah, keringat, dan air mata Gajahmada serta pasukan Bhayangkara akhirnya mampu mengembalikan kehormatan Majapahit dan mempersembahkan kejayaan yang bakal terus dikenang oleh sejarah.

Series of Gajahmada, Langit Kresna Hariadi, Tiga Serangkai, April 2008